Jannik Sinner Cedera Lutut, Alexander Zverev Rebut Trofi US Open

Jannik Sinner Cedera Lutut, Alexander Zverev Rebut Trofi US Open

Jannik Sinner Cedera Lutut Sinner harus melewatkan US Open 2026 setelah cedera lutut kanan belum pulih sepenuhnya. Sebelumnya, petenis Italia tersebut mengalami masalah itu setelah tampil di Wimbledon. Karena itu, Sinner memutuskan tidak tampil dalam Grand Slam terakhir musim 2026. Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri peluangnya mempertahankan gelar US Open.

Sinner sebenarnya datang dengan modal sangat kuat setelah menjuarai Wimbledon 2026. Selain itu, kemenangan tersebut menjadi gelar Grand Slam kelimanya sepanjang karier profesional. Namun, kondisi fisiknya membuat persiapan menuju New York tidak berjalan sesuai rencana. Oleh sebab itu, tim medis menyarankan Sinner memberikan waktu lebih panjang untuk pemulihan.

Pada akhirnya, Sinner mengumumkan bahwa dirinya tidak dapat mengikuti US Open tahun ini. Ia mengaku kecewa karena New York memiliki tempat istimewa dalam perjalanan kariernya. Meski demikian, keputusan tersebut di anggap penting untuk menjaga kondisi jangka panjang. Terlebih, Sinner masih memiliki target besar bersama timnya pada musim berikutnya.

Jannik Sinner Cedera Lutut absennya Sinner kemudian mengubah peta persaingan tunggal putra secara signifikan. Sebab, statusnya sebagai petenis nomor satu dunia membuatnya menjadi salah satu kandidat utama juara. Namun, peluang tersebut akhirnya berpindah kepada sejumlah pemain unggulan lainnya. Dengan demikian, persaingan gelar US Open 2026 berlangsung tanpa kehadiran sang juara 2024.

Jannik Sinner Cedera, Alexander Zverev Manfaatkan Peluang Dan Rebut Gelar US Open

Jannik Sinner Cedera, Alexander Zverev Manfaatkan Peluang Dan Rebut Gelar US Open Alexander Zverev akhirnya memanfaatkan absennya Sinner dengan tampil konsisten sepanjang US Open 2026. Petenis Jerman tersebut kemudian mencapai partai final setelah melewati sejumlah pertandingan penting. Di semifinal, Zverev mengalahkan Karen Khachanov dalam pertandingan tiga set. Selanjutnya, ia menghadapi Ben Shelton pada pertandingan puncak di New York.

Pada laga final, Zverev menunjukkan permainan solid sejak awal pertandingan. Ia mampu mengamankan set pertama dengan skor 6-3 melalui permainan agresif dan terukur. Kemudian, Zverev memenangkan set kedua melalui tiebreak dengan skor 7-2. Meskipun Shelton sempat bangkit, Zverev tetap menjaga konsentrasi hingga pertandingan berakhir.

Shelton berhasil mencuri set ketiga dengan skor 7-5 dan membuat pertandingan semakin menarik. Namun, Zverev segera merespons dengan permainan lebih stabil pada set keempat. Ia akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 6-2 dan memastikan gelar US Open. Secara keseluruhan, pertandingan berakhir dengan skor 6-3, 7-6, 5-7, 6-2.

Gelar tersebut menjadi Grand Slam kedua Zverev pada musim 2026. Sebelumnya, ia juga sukses memenangkan French Open pada tahun yang sama. Selain itu, Zverev sempat menjadi finalis Wimbledon sebelum di kalahkan Sinner. Karena itu, keberhasilannya di New York semakin memperkuat statusnya sebagai kekuatan utama tenis dunia.

Musim Gemilang Sinner Berakhir Lebih Cepat

Musim Gemilang Sinner Berakhir Lebih Cepat meskipun tidak tampil di New York, musim Sinner tetap mencatat sejumlah pencapaian besar. Ia sebelumnya berhasil mempertahankan gelar Wimbledon setelah mengalahkan Zverev pada final. Kemenangan tersebut menjadi gelar Grand Slam kelima dalam koleksi petenis Italia tersebut. Dengan demikian, Sinner tetap memiliki catatan penting sepanjang musim 2026.

Namun, cedera lutut membuat perjalanan musimnya harus berhenti lebih cepat. Setelah absen dari US Open, Sinner juga melewatkan sejumlah turnamen dalam kalender ATP. Bahkan, pada Oktober 2026, ia mengumumkan tidak akan bertanding lagi sepanjang sisa musim. Keputusan tersebut di ambil setelah berdiskusi dengan dokter mengenai proses pemulihan.

Sinner memilih menjalani perawatan agar dapat kembali dalam kondisi lebih baik pada musim berikutnya. Selain itu, ia menempatkan kesehatan jangka panjang sebagai prioritas utama. Akibatnya, Sinner di pastikan melewatkan beberapa turnamen penting hingga akhir tahun. Termasuk di antaranya ATP Finals yang sebelumnya berhasil di menangkannya dalam dua musim beruntun.

Sementara itu, absennya Sinner memberikan peluang besar bagi Zverev untuk mengejar posisi nomor satu dunia. Zverev kini memiliki dua gelar Grand Slam setelah menjuarai French Open dan US Open. Karena itu, persaingan peringkat teratas ATP semakin menarik menjelang berakhirnya musim. Adapun Sinner di harapkan dapat kembali dengan kondisi fisik optimal pada 2027 Jannik Sinner Cedera Lutut.