Alexander Zverev Menang Atas Ben Shelton Di US Open 2026

Alexander Zverev Menang Atas Ben Shelton Di US Open 2026

Alexander Zverev Menang mengalahkan Ben Shelton dalam final US Open 2026 di Arthur Ashe Stadium, New York. Petenis Jerman tersebut menang dalam empat set dengan skor 6-3, 7-6(2), 5-7, 6-2. Dengan kemenangan tersebut, Zverev memastikan gelar US Open pertamanya sepanjang karier. Selain itu, trofi tersebut menjadi gelar Grand Slam keduanya pada musim 2026.

Pertandingan berlangsung sengit karena Shelton berusaha memberikan tekanan melalui servis dan pukulan kerasnya. Namun, Zverev mampu menjaga konsistensi permainan sejak awal pertandingan. Ia kemudian merebut set pertama dengan skor 6-3 setelah memanfaatkan kesalahan servis Shelton. Setelah itu, persaingan semakin ketat ketika kedua pemain memasuki set kedua.

Shelton mampu mempertahankan sebagian besar gim servisnya pada set kedua. Meski demikian, Zverev tetap tampil tenang ketika pertandingan memasuki fase tie-break. Ia kemudian memenangi tie-break dengan skor 7-2 untuk mengambil keunggulan dua set. Karena itu, Zverev hanya membutuhkan satu kemenangan set tambahan untuk mengamankan gelar.

Alexander Zverev Menang Shelton belum menyerah dan mulai meningkatkan agresivitas pada set ketiga. Ia akhirnya mendapatkan peluang untuk mematahkan servis Zverev ketika pertandingan semakin mendekati akhir set. Selanjutnya, Shelton memanfaatkan momentum tersebut untuk merebut set ketiga dengan skor 7-5. Akan tetapi, Zverev segera merespons pada set keempat dan kembali mengendalikan jalannya pertandingan.

Shelton Bangkit, Tetapi Zverev Kembali Menguasai Pertandingan

Shelton Bangkit, Tetapi Zverev Kembali Menguasai Pertandingan memasuki set keempat, Shelton mencoba mempertahankan momentum setelah memenangkan set sebelumnya. Namun, Zverev langsung memberikan tekanan dengan mematahkan servis Shelton pada gim pembuka. Situasi tersebut membuat Zverev kembali mendapatkan kendali atas pertandingan. Selain itu, permainan baseline Zverev terus menyulitkan Shelton dalam membangun serangan.

Zverev kemudian menjaga keunggulan melalui servis yang konsisten dan pukulan backhand dua tangan. Ia juga mampu meredam kekuatan forehand Shelton sepanjang pertandingan. Menurut laporan resmi US Open, Zverev memenangkan 85 persen poin dari servis pertamanya. Sementara itu, ia juga memasukkan 69 persen servis pertama sepanjang pertandingan.

Shelton tetap berusaha mencari celah melalui permainan agresif dari belakang garis baseline. Namun, beberapa kesalahan membuatnya kesulitan mengejar ketertinggalan pada set keempat. Zverev kemudian kembali mendapatkan peluang untuk melakukan break terhadap servis lawannya. Setelah itu, ia semakin dekat dengan kemenangan dan terus menjaga tekanan.

Pada akhirnya, Zverev menutup set keempat dengan skor 6-2. Ia memastikan kemenangan setelah servisnya tidak berhasil di kembalikan Shelton. Dengan demikian, Zverev mengakhiri pertandingan setelah empat set persaingan sengit. Kemenangan tersebut juga memperlihatkan kemampuannya menjaga konsentrasi setelah kehilangan set ketiga.

Hasil tersebut sekaligus memperpanjang dominasi Zverev dalam pertemuan langsung melawan Shelton. Sebelum final, Zverev sudah unggul dalam lima pertemuan sebelumnya. Setelah kemenangan di New York, catatan pertemuan mereka berubah menjadi 6-0 untuk Zverev. Karena itu, Shelton kembali gagal meraih kemenangan pertama atas petenis Jerman tersebut.

Gelar Grand Slam Kedua Alexander Zverev Pada 2026

Gelar Grand Slam Kedua Alexander Zverev Pada 2026 gelar US Open 2026 menjadi pencapaian besar bagi Zverev setelah perjalanan panjang dalam turnamen Grand Slam. Sebelumnya, ia meraih gelar Grand Slam pertamanya melalui kemenangan di French Open 2026. Kini, Zverev menambahkan trofi US Open dalam koleksi gelar utama musim ini. Dengan demikian, ia meraih dua gelar Grand Slam dalam satu musim.

Zverev juga menjadi petenis Jerman pertama yang memenangkan US Open sejak Boris Becker pada 1989. Selain itu, ia menjadi pria keempat pada era Open yang meraih dua gelar Grand Slam pertama dalam satu tahun. Catatan tersebut sebelumnya di capai Jimmy Connors, Guillermo Vilas, dan Jannik Sinner. Karena itu, keberhasilan Zverev memiliki catatan sejarah tersendiri dalam tenis putra.

Bagi Zverev, kemenangan tersebut juga menjadi penebusan setelah kekalahan pada final US Open 2020. Saat itu, ia kehilangan keunggulan setelah Dominic Thiem melakukan kebangkitan dan merebut gelar. Kini, enam tahun kemudian, Zverev kembali mencapai final dan berhasil mengangkat trofi. Perjalanan tersebut menambah catatan penting dalam karier Grand Slam petenis berusia 29 tahun tersebut.

Sementara itu, Shelton harus menerima kekalahan dalam final Grand Slam pertamanya. Meski gagal menjadi juara, perjalanan Shelton di New York tetap mencatatkan pencapaian penting. Ia sebelumnya mengalahkan Carlos Alcaraz dalam pertandingan perempat final yang berlangsung lima set. Kemudian, Shelton mengalahkan Frances Tiafoe pada semifinal untuk mencapai final pertamanya.

Shelton juga mencatatkan peringkat karier tertinggi setelah perjalanan tersebut, yakni posisi keempat dunia. Sementara itu, Zverev meninggalkan New York dengan status juara dan dua gelar Grand Slam pada 2026. Dengan hasil tersebut, persaingan tenis putra kembali menghadirkan nama baru dalam perebutan gelar utama. Selanjutnya, perhatian akan beralih menuju rangkaian turnamen setelah US Open Alexander Zverev Menang.